Undangan-Pernikahan-Jawa

Undangan Pernikahan Jawa

Kode:  KG 12
Ukuran:  20 x 30
Model:  Lipat 3
Bahan:  Ivory
Warna:  Full Colour
Aksesoris:  Amplop Full
Harga per 300:  6.700
Harga per 500:  6.550
Harga per 700:  6.350
Harga per 1000:  6.200
Harga per 1500:  5.700
 
Update Harga: 31-12-2016
Qty:
Minim 50 Undangan
NB
1. Harga untuk jumlah selain itu bisa ditanyakan ke admin,
2. Harga bisa berubah sesuai harga bahan, untuk harga yang terupdate bisa ditanyakan keadmin
3. Silahkan isi jumlah pesanan, admin akan mengkonfirmasi pesanan dalam waktu 1 x 24 jam, jika ada perubahan spesifikasi dan harga akan diinfokan terlebih dahulu sebelum transaksi

Undangan Pernikahan Jawa,Undangan Unik Fb,Teks Undangan Akad Nikah,Pesan Undangan Di Batam,

Undangan pernikahan ini merupakan undangan dengan tema jawa yang ditandai dengan desain pasangan wayang yang diletakkan di bagian cover belakang undangan pernikahan ini. Untuk di bagian cover depan undangan ini background bawah dihiasi dengan desain batik-batik dan untuk background atas hanya dibuat polos warna putih. Di tengah-tengah cover depan undangan ini diberi ornamen berbentuk lingkaran yang di dalamnya dicantumkan nama inisial dari kedua mempelai.

Kartu undangan ini di bagian dalamnya juga ditambahkan dengan desain pasangan wayang seperti yang ada di bagian cover undangan. Untuk lipatan sebelah kanan dan kirinya digunakan untuk mencantumkan doa pengantin dan bagian covernya dihiasi dengan desain batik-batik seperi yang ada pada background bagian cover undangan. 

Agar terlihat lebih sopan, undangan ini juga menggunakan amplop dengan ukuran full seperti ukuran undangannya. Untuk desain amplopnya di desain sama seperti yang ada di bagian cover undangan. Hanya saja untuk amplopnya diberi space untuk menuliskan nama penerima undangannya;.

Kartu nikah ini merupakan undangan softcover dengan bentuk lipat 3 posisi buka tengah dari bagian cover belakang. Undangan ini memiliki ukuran 20 x 30 cm dihitung pada posisi undangan terbuka. Jenis kertas yang digunakan sebagai bahan dasar dari undangan serta amplop ini adalah jenis kertas ivory dengan ketebalan 260gr.

Untuk anda yang ingin memesan undangan nikahan seperti diatas silahkan kirimkan email ke layanankedaigrafis@gmail.com atau hubungi kami di nomer berikut ini SMS/WA 0857 4081 2002, 0878 3816 1150, Pin BB D008D475. Jika anda ingin melihat langsung koleksi undangan nikah kami secara langsung, silahkan kunjungi kami di Jl. Perum Candi Gebang 2 no. 22 atau ke outlet cabang Jl. Kaliurang km 5.

Memasuki kehidupan yang baru bersama pasangan Anda dan membuat bab kehidupan keluarga Anda berdua, adalah momen yang menegangkan sekaligus menyenangkan. Salah satu kecemasan yang kerap melanda adalah apakah saya dan (calon) ibu mertua dapat berhubungan baik? Bertahun-tahun ia adalah wanita paling utama dalam hidup calon suami Anda. Kini, sosok Anda hadir dan well, Anda pastinya tak nyaman jika kehadiran Anda dipandang sebagai kompetitor.

Untuk memecahkan salah satu masalah terbesar dunia pernikahan, inilah amunisi Anda untuk memikat hati calon ibu mertua sebelum resmi merangkulnya menjadi Ibunda baru Anda.

1. Penampilan sopan dan bersahaja

Kesan awal yang Anda perlihatkan kepada calon ibu mertua akan begitu membekas di benaknya. Buatlah impresi yang baik tentang diri Anda yang pantas mendampingi anaknya tersayang. Pilihlah busana dan riasan sederhana, namun memancarkan kehangatan. Berlakulah sopan dan menjunjung tata krama. Kali ini jaim mutlak diperlukan, bukan untuk pencitraan kosong, namun untuk melatih Anda menjadi pribadi yang dewasa dan menyenangkan.

2. Kenali dirinya luar dalam

Tak kenal maka tak sayang. Menentukan respons dan reaksi yang sesuai terhadap calon ibu mertua memerlukan usaha tersendiri. Anda perlu memahami dahulu karakter dan caranya berinteraksi dengan orang lain. Berasal dari latar belakang dan generasi yang berbeda, Anda dan calon ibu mertua sangat mungkin untuk memiliki cara pandang berbeda terhadap banyak hal. Seperti halnya wanita pada umumnya, calon ibu mertua Anda menyimpan arti tersirat dalam perkataan dan perbuatannya. Tidak selalu bermaksud buruk, namun belum tentu juga semua berjalan baik-baik saja. Tingkatkan kepekaan Anda untuk "merasakan" apa yang sebenarnya ingin disampaikan oleh beliau, meskipun ia tidak menyuarakannya secara langsung.

3. Menyediakan kesempatan padanya untuk terlibat

Adalah suatu hal yang wajar, jika calon ibu mertua selalu ingin berpartisipasi dalam segala segi kegiatan dan rencana Anda. Mulai dari mengutarakan pendapat atau komentar, melontarkan ide-ide baru, hingga turut serta dalam pelaksanaan. Singkirkan dahulu prasangka buruk Anda dan bersikaplah lebih diplomatis. Siapkan selalu rencana cadangan untuk mengantisipasi dan menyediakan win-win solution. Jika keterlibatan calon ibu mertua membuat Anda serba salah, berfokuslah untuk memilih jalan yang paling bermanfaat untuk banyak pihak. Pastikan calon suami Anda juga memahami dilema ini dan bijak untuk menempatkan diri sebagai penengah.

4. Apresiasi perhatiannya

Jamak sekali bagi seorang ibu untuk kerap mencemaskan anak-anaknya. Hal-hal kecil tak luput dari perhatiannya. Berpikirlah positif dahulu saat calon ibu mertua banyak bertanya tentang Anda, keadaan calon suami, atau persiapan pernikahan. Ia merasa dengan pengalamannya, ia akan dapat memberikan masukan untuk kelancaran acara. Hargai inisiatif dan kontribusinya, sekecil apapun itu. Jikalau Anda merasa terganggu, cobalah untuk menjelaskan apa maksud dari pilihan Anda dan katakan Anda tetap akan mempertimbangkan masukan darinya. Sertakan alasan yang logis dan sampaikan dengan sopan, mengenai latar belakang pengambilan keputusan Anda.

5. Hindari kompetisi

Perasaan terintimidasi kerap menjadi awal terperciknya kompetisi antara Anda dan calon ibu mertua. Anda mulai berpikir kalau calon suami jatuh cinta kepada Anda karena ingin membentuk Anda menjadi bak ibunya. Sesungguhnya, ada ruang yang cukup untuk Anda dan beliau di dalam hati calon suami Anda tersayang. Ia pun jatuh cinta pada Anda bukan untuk memaksa Anda meniru ibunya, namun untuk menjadi ibu bagi keturunan Anda berdua kelak. Setiap orang memiliki keunikan tersendiri, bersinarlah sesuai porsi Anda masing-masing.

6. Memintanya berbagi ilmu dari kelebihannya

Seseorang yang lebih tua dan lebih lama mengarungi kehidupan, seyogyanya memiliki hikmah dan pelajaran yang dapat memperkaya ilmu Anda. Begitu pula dengan calon ibu mertua Anda. Fokuslah pada kelebihan dirinya. Jangan ragu untuk memuji dan memintanya "berbagi ilmu" tentang kelebihannya itu, misalnya keterampilan memasak, menjahit, seni, atau berbahasa asing. Berikan kesempatan baginya berbagi pengetahuan akan sesuatu yang dikuasainya. Tindakan Anda akan memberinya kepercayaan diri dan penghargaan yang akan menyenangkan hatinya.

7. Berikan ruang bagi ia dan anak kesayangannya

Ada rasa takut kehilangan di balik tindakan calon ibu mertua. Sebelum dan setelah menikah nanti, sediakan waktu untuk ia dan calon suami Anda untuk menghabiskan waktu bersama. Adakalanya ia ingin menikmati quality time dengan putra tersayang tanpa kehadiran orang lain, seperti masa kecilnya dulu. Naluri keibuan semacam ini sudah seperti hukum alam yang tidak mudah diputuskan. Percayalah, Anda juga akan merasakannya di masa mendatang kelak, saat Anda juga menjadi calon ibu mertua bagi pasangan anak-anak Anda.

8. Menjalin silaturahmi baik dengan seluruh keluarga

Sebagai penutup, tak hanya dengan calon ibu mertua, semua keluarga calon suami adalah "paket" yang akan Anda hadapi setelah Anda resmi menjadi istrinya. Segala kebaikan dan keburukan mereka, cobalah untuk Anda terima. Cinta Anda semestinya cukup besar untuk menerima calon suami Anda apa adanya, beserta semua hal yang terkait dan membentuknya menjadi seseorang yang merebut hati Anda. Tak perlu menjadi super akrab, jika Anda merasa tak mampu untuk "makan hati". Cukuplah untuk menjadi seseorang yang berlaku sopan dan bersahabat dengan mereka. Ikhlas mengulurkan tangan di kala mereka kesulitan, siapa tahu akan mendatangkan alasan untuk mereka juga berlaku baik kepada Anda. Percayalah bahwa kebaikan akan datang kepada mereka yang juga menaburkan benih kebaikan kepada orang lain.

Kesempurnaan memang mustahil untuk tercapai. Anda tak perlu menjadi calon menantu yang berkilau sempurna. Menunjukkan bahwa Anda adalah seorang wanita yang serius dan mau belajar untuk membangun keluarga bahagia, sudah cukup untuk meyakinkan calon ibu mertua. Anda akan membuat tidurnya lebih nyenyak dan tidak (terlalu) mengkhawatirkan putra tercintanya.


Related Poduct

Lihat Lebih Banyak Lagi >>