Undangan-Pernikahan-Di-Jogja

Undangan Pernikahan Di Jogja

Kode:  KG 05
Ukuran:  16 x 32
Model:  Lipat 3
Bahan:  Ivory
Warna:  Full Colour
Aksesoris:  Tanpa Aksesoris
Harga per 300:  3.500
Harga per 500:  3.300
Harga per 700:  3.150
Harga per 1000:  3.000
Harga per 1500:  2.500
 
Update Harga: 1-3-2017
Qty:
Minim 50 Undangan
NB
1. Harga untuk jumlah selain itu bisa ditanyakan ke admin,
2. Harga bisa berubah sesuai harga bahan, untuk harga yang terupdate bisa ditanyakan keadmin
3. Silahkan isi jumlah pesanan, admin akan mengkonfirmasi pesanan dalam waktu 1 x 24 jam, jika ada perubahan spesifikasi dan harga akan diinfokan terlebih dahulu sebelum transaksi

Undangan Pernikahan Di Jogja,Undangan Nikah Unik Di Jakarta,Cetak Undangan Pernikahan Bagus Dan Murah,Percetakan Undangan Tegal.

Undangan pernikahan ini merupakan undangan pernikahan yang bertema adat jawa, bisa dilihat dari background dan gambarnya. Pada bagian cover didesign dengan gambar pengantin wanita yang mengenakan pakaian adat jawa yang berwarna ungu dengan membawa bunga. Bagian tengah juga ditambahkan tulisan The Wedding, nama pengantin dan tanggal dilangsungkannya pernikahan.

Saat dibuka kartu pernikahan ini memiliki 3 bagian. Pada bagian kiri yaitu keluarga yang turut mengundang. Untuk bagian tengah merupakan isi dari undangan, seperti nama mempelai pengantin tanggal dilangsungkannya akad nikah dan resepsi. Sedangkan pada bagian kanan merupakan denah lokasi tempat dilangsungkannya pernikahan. Untuk designnya, bagian dalam undangan pernikahan ini dicetak dengan background batik jawa dengan tambahan sulur batik disetiap sudutnya.

Sedangkan bagian belakang undangan pernikahan ini adalah gambar mempelai pria dengan pakaian adat jawa yang berwarna ungu dengan background batik.

Kartu pernikahan ini merupakan undangan jenis soft cover full colour. Undangan ini memiliki bentuk lipat dua dengan posisi buka ke samping. Ukuran undangan ini sebesar 16x 32cm yang dihitung pada undangan dalam posisi keadaan terbuka. Bahan dasar yang digunakan untuk pembuatan undangan pernikahan keren ini adalah kertas ivory dengan ketebalan 260 gr. Untuk hasil undangan yang lebih maksimal bisa ditambahkan laminasi untuk lapisan undanganya, bisa laminasi doff, glossy maupun uv.

Untuk anda yang ingin memesan undangan softcover seperti diatas silahkan kirimkan email ke layanankedaigrafis@gmail.com atau hubungi kami di nomer berikut ini SMS/WA 0857 4081 2002, 0878 3816 1150, Pin BB D008D475. Jika anda ingin melihat langsung koleksi undangan nikah kami secara langsung, silahkan kunjungi kami di Jl. Perum Candi Gebang 2 no. 22 atau ke outlet cabang Jl. Kaliurang km 5.

 

Setelah menikah tentu banyak hal yang harus disesuaikan dengan pasangan baru anda, salah satunya adalah terkait dengan pengelolaan keuangan.

Banyak pasangan baru akan merasa bingung ketika berbicara dan mengatur keuangan pasca pernikahan mereka. Karena tidak lagi hidup masing-masing, setiap pasangan akan bertanggung jawab kepada pasangannya. Perayaan pernikahan dan bulan madu Anda akan dengan cepat berganti ke hidup normal yang penuh dengan perjuangan, yang sangat mirip dengan tantangan yang Anda hadapi sebelum menikah. Meluangkan waktu untuk menetapkan prioritas keuangan adalah salah satu cara yang dapat membantu memastikan pernikahan yang langgeng dan bahagia.

Berikut langkah-langkah menyusun keuangan keluarga untuk pasangan baru seperti dipaparkan Perencana Keuangan ZAP Finance Jayadin R Binaardi seperti dikutip dari situs resminya

1. Buat Anggaran Bersama

Langkah pertama adalah membuat anggaran baru bersama, jika sebelum menikah memiliki pemasukan dan pengeluaran masing-masing, maka setelah menikah akan memiliki pemasukan dan pengeluaran bersama. Diskusikan siapa saja yang menjadi sumber pemasukan dan berapa besar pengeluaran bersama dalam satu bulan dengan begitu akan membantu Anda terhindar dari perselisihan mengenai pendapatan dan pemasukan yang sering kali dialami oleh pasangn yang baru saja menikah.

2. Dana Darurat

Dana darurat berfungsi sebagai ban serep bagi kondisi keuangan. Kejadian-kejadian yang tak terduga bisa saja terjadi dengan keluarga kita yang menyebabkan keluarnya uang yang tak pernah kita anggarkan. Sebagai contohnya adalah biaya sakit, kecelakaan, kematian, bantuan untuk keluarga dll. Dalam hal ini, dana daruratlah yang berperan mengkover biaya-biaya tak terduga diluar anggaran yang kita buat. 

3. Keterbukaan

Keterbukaan secara keuangan adalah hal yang wajib dilakukan dalam sebuah keluarga, karena yang akan diwarisi oleh pasangan kita bukan saja kekayaan namun bisa juga mewarisi hutang. Memang sebaiknya masalah hutang dibicarakan sebelum pernikahan, namun jika belum dibicarakan maka segera untuk terbuka dengan menceritakan masalah utang. Karena selain aset, utang pun dapat diwariskan. Lunasi segera utang yang bersifat konsumtif sekecil apa pun itu (terutama kartu kredit), karena selain mempunyai bunga yang besar, utang konsumtif juga akan menggerogroti aset kekayaan kita. Buat komitmen untuk tidak berutang konsumtif dan lunasi tagihan kartu kredit tiap bulannya. Dan satu lagi, keterbukaan mengenai masalah keuangan salah satu hal yang sangat penting. Karena dengan cara seperti itu pasangan kita akan memahami dan menerima segala hal yang mungkin akan terjadi di masa depan tanpa merasa dibohongi.

4. Membuat Proteksi Atau Asuransi

Langkah selanjutnya adalah memproteksi aset Anda, karena setiap aset memiliki risiko. Miliki asuransi kesehatan, jiwa, kendaraan, dan lain-lain. Namun pelajari dengan seksama sebelum membeli premi dari produk-produk proteksi tersebut dan yang paling penting adalah harus sesuai dengan kondisi kantong. Bersyukur bagi Anda yang ditanggung oleh perusahaan di mana Anda berkerja. Namun jika tidak, Anda harus melakukan proteksi sendiri terhadap aset Anda 

5. Membuat Tujuan dan Investasi

Buat tujuan-tujuan keuangan keluarga Anda untuk masa depan, seperti dana pendidikan anak, dana pensiun, dana ibadah haji, dana liburan, dana pembelian rumah, dan lain-lain. Dan mulai lah berinvestasi di produk-produk yang Anda pahami dengan baik seperti properti, emas, reksa dana, saham, dan lain-lain. Perlu diingat bahwa saat ini dengan Rp 100.000  saja Anda sudah bisa berinvestasi.

6. Evaluasi Secara Berkala

Evaluasi secara berkala besama-sama, hal ini dimaksudkan agar arah dari keuangan keluarga tetap berjalan pada jalur dan prioritasnya. Kalau terpaksa pindah jalur, maka Anda dan pasangan Anda harus mendiskusikannya lagi.


Related Poduct

Lihat Lebih Banyak Lagi >>