Undangan-Pernikahan-Di-Surabaya

Undangan Pernikahan Di Surabaya

Kode:  KG 09
Ukuran:  14 x 44
Model:  Lipat 3
Bahan:  Ivory
Warna:  Satu Warna
Aksesoris:  Tanpa Aksesoris
Harga per 300:  2.500
Harga per 500:  2.350
Harga per 700:  2.200
Harga per 1000:  2.100
Harga per 1500:  1.650
 
Update Harga: 2-3-2017
Qty:
Minim 50 Undangan
NB
1. Harga untuk jumlah selain itu bisa ditanyakan ke admin,
2. Harga bisa berubah sesuai harga bahan, untuk harga yang terupdate bisa ditanyakan keadmin
3. Silahkan isi jumlah pesanan, admin akan mengkonfirmasi pesanan dalam waktu 1 x 24 jam, jika ada perubahan spesifikasi dan harga akan diinfokan terlebih dahulu sebelum transaksi

Undangan Pernikahan Di Surabaya,Undangan Nikah Unik Semarang,Contoh Undangan Nikah Yang Bagus,Percetakan Undangan Termurah Di Surabaya.

Cover undangan pernikahan ini didesign dengan background full foto kedua mempelai yang ditambahkan tulisan The Wedding, nama mempelai, dan tanggal dilangsungkannya pernikahan. Pada bagian bawahnya merupakan nama untuk  tamu undangan. 

Saat dibuka kartu undangan ini memiliki 3 sisi. Sisi kiri berisi nama pengantin dan tanggal dilangsungkannya akad nikah. Pada sisi tengah berisi tanggal dilangsungkannya pernikahan dan nama keluarga dari kedua mempelai. Sedangkan sisi kanan merupakan foto dari kedua mempelai pengantin.  Tidak hanya itu, pada bagian dalam undangan pernikahan ini juga didesign dengan background foto pengantin di sisi tengahnya.

Pada bagian belakang kartu undangan pernikahan ini merupakan kalender tahunan yang bermanfaat bagi tamu undangan. Bagian kalender ini juga diberi background foto pengantin sehingga terlihat manis.

Undangan pernikahan ini merupakan undangan jenis softcover satu warna. Undangan ini memiliki bentuk lipat tiga dengan posisi buka ke samping. Ukuran undangan ini sebesar 14 x 44cm yang dihitung pada undangan dalam posisi keadaan terbuka. Bahan dasar yang digunakan untuk pembuatan undangan pernikahan keren ini adalah kertas ivory dengan ketebalan 260 gr. Untuk hasil undangan yang lebih maksimal bisa ditambahkan laminasi untuk lapisan undanganya, bisa laminasi doff, glossy maupun uv.

Untuk anda yang ingin memesan wedding card seperti diatas silahkan kirimkan email ke layanankedaigrafis@gmail.com atau hubungi kami di nomer berikut ini SMS/WA 0857 4081 2002, 0878 3816 1150, Pin BB D008D475. Jika anda ingin melihat langsung koleksi undangan nikah kami secara langsung, silahkan kunjungi kami di Jl. Perum Candi Gebang 2 no. 22 atau ke outlet cabang Jl. Kaliurang km 5.

 

Pengaturan keuangan rumah tangga memang susah-susah gampang. Susah karena komunikasi tentang masuk dan keluarnya uang harus dilakukan secara jujur apa adanya dan transparan alias tidak ada yang disembunyikan. Tapi menjadi gampang ketika rasa saling percaya sudah terbangun dan terjaga satu sama lain. Meskipun begitu, kamu tetap harus mengetahui bagaimana cara mengatur keuangan rumah tangga karena ini adalah hal yang penting. Berikut ini kami rangkumkan beberapa langkah mengatur keuangan rumah tangga yang biasa dijalankan oleh rekan-rekan kami:

1. Proyeksikan Pendapatan Satu Bulan

Langkah pertama adalah proyeksikan pendapatan yang akan diperoleh dalam satu bulan ini. Lakukan ini jelang tanggal gajian. Tentu sang suami dan istri tersebut sudah tahu berapa pendapatan tetap mereka dari pekerjaan. Tapi proyeksi ini maksudnya untuk menghitung berapa pendapatan yang datang dari: rumah yang dikontrakkan, dividen dari hasil investasi, uang lembur di kantor, duit dari pekerjaan sambilan, laba dari bisnis kecil-kecilan, dan seterusnya.

2. Alokasikan untuk Tabungan dan Investasi

Dari total pendapatan tersebut, silahkan hitung dan sisihkan sebesar 25%-30% untuk tabungan dan investasi. Silakan diatur perbandingan antara tabungan dan investasi tersebut. Biasanya, tabungan untuk pengeluaran besar yang akan terjadi dalam jangka pendek. Misal: uang pangkal untuk putra/putri yang baru akan masuk sekolah. Atau pelunasan DP rumah tinggal. Nah, sedangkan uang yang akan diinvestasikan adalah uang yang kira-kira tidak akan digunakan dalam setahun ke depan. Dari jumlah tersebut, baru dialokasikan ke instrumen-instrumen investasi seperti emas, reksadana, saham, dan sebagainya.

3. Proyeksikan Pengeluaran Sebulan Berikutnya

Langkah ketiga adalah lakukan proyeksi pengeluaran 30 hari berikutnya. Mulai dari kewajiban-kewajiban yang sifatnya tetap: KPR, kredit kendaraan, kartu kredit, premi asuransi, dan lain sebagainya. Bila pengaturan keuangan rumah tangga kamu cukup sehat, maka seharusnya pengeluaran untuk kewajiban-kewajiban tidak akan lebih dari 30% dari total pendapatan suami istri. Baru ke pengeluaran rutin rumah tangga. Pada bulan-bulan tertentu akan muncul pengeluaran seperti: uang sekolah anak, uang kursus anak, uang untuk liburan keluarga, dan beragam pengeluaran lainnya.

4. Sisakan Untuk Dana Cadangan

Sisa yang tersimpan dari proyeksi pendapatan dan pengeluaran tersebut masuk ke dalam kategori dana cadangan. Dana ini wajib kamu siapkan untuk mengantisipasi kebutuhan-kebutuhan mendesak, seperti apabila terjadi kecelakaan, musibah, dan keperluan sekolah anak. Dana cadangan ini biasanya sebesar 6-12 kali pengeluaran bulanan. Untuk menyiapkan dana cadangan seringkali sulit karena kebutuhan itu tidak terlihat jelas dalam bentuk apa, berapa besarnya, dan kapan akan terjadi, sehingga dana tersebut malah terpakai untuk kesenangan pribadi. Tapi jika kamu bisa menahan diri dan disiplin, kamu akan merasakan manfaat baik dari hal ini.

5. Tuliskan Rencana

Langkah paling akhir adalah menyusun hasil dari 4 langkah di atas ke dalam satu rencana sederhana. Rencana ini berbentuk tabel yang memuat: tanggal, pemasukan, pengeluaran, dan saldo. Tabel ini mirip dengan buku tabungan. Intinya adalah berbagai pemasukan dan pengeluaran yang sudah terbayang dalam langkah pertama dan ketiga dituangkan ke dalam tabel. Penyusunannya harus sesuai tanggal. Jadi tanggal muda menempati bagian tabel paling atas. Sedangkan yang paling dekat dengan pendapatan/gajian di bulan berikutnya disimpan di bagian paling bawah tabel. Mudah bukan?

Sekarang, Nikmati Manfaatnya

Langkah-langkah di atas dilakukan secara siklikal dalam tempo sebulan. Tetapi pola yang sama tidak mesti untuk bulanan saja. Bisa juga untuk mereka yang mendapat gaji secara mingguan. Bisa pula untuk proyeksi dan perencanaan keuangan dalam jangka setahun. Bisa dikatakan, pola bulanan seperti yang tertuang bertahap di atas merupakan pendetilan daripada perencanaan keuangan rumah tangga tahunan.

Dengan proyeksi sekaligus perencanaan keuangan seperti di atas, maka suami-istri akan siap untuk menerima uang kontan pendapatan keluarga. Dan tentunya keempat tahap di atas tidak akan bermanfaat apabila dilakukan secara tidak konsisten. Tanpa kesadaran penuh, akan ada pengeluaran-pengeluaran yang mendadak dan pembelian yang impulsif (impulsive buying).


Related Poduct

Lihat Lebih Banyak Lagi >>