Undangan-Pernikahan-Softcover

Undangan Pernikahan Softcover

Kode:  KG 05
Ukuran:  16 x 32
Model:  Lipat 3
Bahan:  Ivory
Warna:  Full Colour
Aksesoris:  Tanpa Aksesoris
Harga per 300:  3.500
Harga per 500:  3.300
Harga per 700:  3.150
Harga per 1000:  3.000
Harga per 1500:  2.500
 
Update Harga: 29-3-2017
Qty:
Minim 50 Undangan
NB
1. Harga untuk jumlah selain itu bisa ditanyakan ke admin,
2. Harga bisa berubah sesuai harga bahan, untuk harga yang terupdate bisa ditanyakan keadmin
3. Silahkan isi jumlah pesanan, admin akan mengkonfirmasi pesanan dalam waktu 1 x 24 jam, jika ada perubahan spesifikasi dan harga akan diinfokan terlebih dahulu sebelum transaksi

Undangan Pernikahan Softcover,Undangan Unik Wedding,Percetakan Undangan Pernikahan Balikpapan,Percetakan Undangan Pernikahan Di Cilegon.

Cover undangan pernikahan ini didesign dengan background foto prewedding kedua mempelai yang dicetak full memenuhi bagian depan. Tidak hanya itu, bagian cover ini juga ditambahkan tulisan The Wedding dan Tanggal dilangsungkannya pernikahan.

Saat dibuka, undangan pernikahan ini terdiri dari 3 bagian. Bagian kiri terdapat foto prewedding pengantin, nama pengantin dan tulisan Save The Date. Untuk bagian tengah undangan pernikahan ini berisi nama mempelai pengantin dan tanggal dilangsungkannya akad nikah dan resepsi pernikahan. Dan untuk bagian kanan undangan pernikahan ini berisi keluarga yang turut mengundang. 

Undangan pernikahan ini merupakan undangan softcover full colour. Undangan ini memiliki bentuk lipat dua dengan posisi buka ke samping. Ukuran undangan ini sebesar 16 x 32cm yang dihitung pada undangan dalam posisi keadaan terbuka. Bahan dasar yang digunakan untuk pembuatan undangan pernikahan ini adalah kertas ivory ketebalan 260gr. Untuk hasil undangan yang lebih maksimal bisa ditambahkan laminasi untuk lapisan undanganya, bisa laminasi doff, glossy maupun uv.

Untuk anda yang ingin memesan wedding card seperti diatas silahkan kirimkan email ke layanankedaigrafis@gmail.com atau hubungi kami di nomer berikut ini SMS/WA 0857 4081 2002, 0878 3816 1150, Pin BB D008D475. Jika anda ingin melihat langsung koleksi undangan nikah kami secara langsung, silahkan kunjungi kami di Jl. Perum Candi Gebang 2 no. 22 atau ke outlet cabang Jl. Kaliurang km 5.

 

Berniat untuk menikah? Sudah mantap dengan pasangan yang Anda pilih? Saatnya Anda mengenali keuangan pasangan Anda. Sebelum menikah sebaiknya pasangan sudah terbuka soal pendapatan masing-masing.

Menurut artikelpernikahan.com, detail pendapatan sangat diperlukan sebagai modal awala pernikahan. Bukan sekedar nominal gaji yang disebutkan. Keterbukaan pendapatan adalah bukti kejujuran dan kepercayaan yang sangat penting untuk membangun rumah tangga.

Waktu masih pacaran mungkin masih malu-malu untuk membicarakan keuangan. Hal tersebut wajar karena masih perlu penjajakan lebih dalam. “Begitu memutuskan menikah, mengetahui kondisi keuangan masing-masing harus dilakukan agar tidak kaget saat berkeluarga nanti,” sarannya.

Beberapa orang merasa kurang percaya diri untuk terbuka soal keuangannya. Ada ketakutan pernikahnya dibatalkan setelah mengetahui jumlah penghasilannya.Kepercayaan yang dibangun sebelum menikah membuat pasangan saling mendukung secara finansial.

Biaya resepsi pernikahan sebaiknya juga dibicarakan secara terbuka. Jangan sampai setelah bersenang-senang resepsi justru menumpuk hutang yang akan menjadi bebal di awal langkah pernikahan. “Berapa tabungan yang bisa dialokasikan untuk resepsi pernikahan. Lalu buatlah resepsi sesuai dengan dana yang ada tanpa mengandalkan uang ortu,” katanya.

Ketika suami sudah secara transparan memberitahu berapa uang yang dimilikinya setiap bulan, pasangan bisa membuat kesepakatan dalam pengaturan keuangan.

Komunikasi mengenai keuangan ini penting dilakukan agar suami tidak merasa dilangkahi atau malah rendah diri dengan pendapatan istrinya. Ketika istri yang penghasilannya lebih tinggi dari suami bisa menempatkan pasangannya sebagai kepala keluarga, dia sudah bersikap benar untuk mewujudkan pernikahan yang harmonis. Dan salah satu cara membuat suami merasa sebagai kepala rumah tangga adalah dengan selalu berkonsultasi atau bicara dengannya dalam mengambil keputusan yang berkaitan dengan pembelian atau pembayaran.

Gaji atau pendapatan milik isteri, yang ia peroleh dari kerjanya, dapat berpengaruh positif maupun negatif dalam kehidupan rumah tangga. Artinya, pendapatan tersebut bisa lebih menguatkan sendi-sendi keluarga, atau sebaliknya justru menghancurkannya.

Kadang, karena isteri merasa memiliki pendapatan sendiri, ia berlaku hidup boros, dengan membelanjakan hasil pendapatannya untuk membeli keperluan pribadi yang diinginkannya. Tetapi juga bisa menempanya menjadi wanita yang hemat, dan lebih bijak dalam mengolah income pribadinya, ia lantaran mengetahui betapa berat dan susahnya mencari nafkah.

Hubungan mesra, sepantasnya tidak tergantung pada uang. Karena, harga kemesraan dan keutuhan keluarga tidak bisa diukur dengan uang. Kerjasama dan saling mendukung antara suami dan isteri harus tetap terjaga.


Related Poduct

Lihat Lebih Banyak Lagi >>