Pesan Undangan Pernikahan Murah

Pesan Undangan Pernikahan Murah

Kode:  HC 03
Ukuran:  15 x 15
Model:  Lipat 3
Bahan:  Ivory
Warna:  Full Colour
Aksesoris:  Tanpa Aksesoris
Harga per 300:  6.550
Harga per 500:  6.150
Harga per 700:  5.700
Harga per 1000:  5.200
Harga per 1500:  4.700
 
Update Harga: 19-7-2018
Qty:
Minim 50 Undangan
NB
1. Harga untuk jumlah selain itu bisa ditanyakan ke admin,
2. Harga bisa berubah sesuai harga bahan, untuk harga yang terupdate bisa ditanyakan keadmin
3. Silahkan isi jumlah pesanan, admin akan mengkonfirmasi pesanan dalam waktu 1 x 24 jam, jika ada perubahan spesifikasi dan harga akan diinfokan terlebih dahulu sebelum transaksi

Pesan Undangan Pernikahan Murah,Undangan Pernikahan Elegan 2018,Pemesanan Undangan Pernikahan Di Malang,Kartu Undangan Ulang Tahun Dalam Bahasa Inggris Dan Terjemahannya.

Undangan nikahan jawa di atas di atas ini menerapkan tampilan corak batik untuk tampilan utamanya. Di bagian covernya terlihat corak batik yang didominasi warna coklat. Untuk bagian tengahnya menerapkan warna coklat dengan garis pembatas berwarna hitam dengan tambahan gunungan wayang. Pada bagian nama mempelai pengantin ditulis dengan huruf aksara jawa. Untuk bagian back covernya menerapkan baground batik seperti pada bagian bawah covernya dengan tambahan gambar gunungan yang besar ditengahnya.

Untuk keterangan lebih singkatnya, undangan nikah murah ini termasuk undangan hard cover full colour, serta berbentuk lipat 3 posisi buka tengah. Undangan nikah ini memiliki ukuran 15 x 15 cm. Jenis kertas yang digunakan sebagai bahan dasar undangan ini adalah jenis kertas ivory dengan tambahan laminasi doff. Laminasi ini memberikan tekstur halus dan lebih tahan air.

Pemesanan kartu undangan pernikahan di tempat kami, kami layani secara online dan offline. Untuk anda yang ingin memesan secara online silahkan hubungi kami di nomer berikut ini SMS/WA 0857 4081 2002, 0878 3816 1150, Pin BB D008D475 atau kirimkan email ke layanankedaigrafis@gmail.com.

Untuk anda yang sedang berada di Yogyakarta dan ingin langsung datang berkunjung memesan wedding card invitation silahkan datang ke alamat Jl.Perum Candi Gebang 2 no.22 atau di outlet cabang kami di Jl. Kaliurang km 5.

 

 

Setelah sekian lama pacaran dan usia juga sudah memenuhi syarat menikah, namun perempuan belum memberikan jawaban “iya” saat dilamar. Mengapa ya? Coba tilik beberapa hal dibawah ini sebagai bahan introspeksi.

Laki-laki dengan kriteria yang seperti apa yang membuat perempuan menerima pinangan atau lamaran pasangannya:

1. Pejuang tangguh
Maskulinitas adalah hal yang mencerminkan sisi laki-laki dan menjadi hal yang sangat diperlukan wanita dalam kehidupannya. Karena memang demikianlah adanya pria dan perempuan berpasangan untuk saling melengkapi. Dalam hal ini, maskulin tidak harus berotot kekar, berjambang atau ciri fisik lainnya, namun lebih kepada sikap berani berjuang demi suatu visi yang dipegangnya. Misalnya berjuang mencari pekerjaan yang lebih baik, berjuang mempertahankan hubungan yang sehat, berjuang mencari kebahagiaan dalam hidup.

2. Berkomitmen
Sosok laki-laki dari jaman dahulu hingga jaman sekarang, ternyata masih dipandang sebagai seseorang yang mengimplementasikan satu kata satu perbuatan. Maksudnya adalah, apa yang dikatakan, maka itulah yang diperbuatnya. Sehingga jika laki-laki berkomitmen untuk hal apapun, maka ia bisa dipercaya untuk melakukan komitmen tersebut.

3. Setia
Saat laki-laki menjalin cinta, kesetiaan adalah hal yang ditunggu dan menjadi luar biasa bagi perempuan. Bahkan hal ini bisa jadi daftar nomor satu mengapa seorang perempuan menerima lamaran laki-laki untuk menikah. Karena saat menikah, pasti ada keinginan untuk menjalani pernikahan selamanya. Setia dalam hal ini adalah tidak menjalin cinta atau ikatan lain diluar dari hubungannya dengan pasangannya. Jangan disalah artikan bahwa lalu laki-laki tidak boleh punya teman-teman lawan jenis.

4. Dapat mengambil keputusan dan bertanggungjawab
Tugas laki-laki setelah menikah nanti adalah menjadi kepala rumah tangga yang akan menjadi pengambil keputusan dalam banyak hal. Oleh karena itu, cara pengambilan keputusan dan pertanggungjawabannya harus cukup terlihat selama pacaran.

5. Mencintai apa adanya
Tidak perlu membanding-bandingkan pasanganmu dengan perempuan lain atau pasangan orang lain. Jika memang pasanganmu kurang dapat menunjukkan sesuatu yang kamu harapkan, atau kurang bisa berdandan atau merawat diri misalnya, sampaikan masukan dengan biiak, tanpa menyakiti hatinya. Sayangilah pasanganmu apa adanya, dan tidak lupa untuk selalu membantunya berkembang lebih baik tanpa ada kata-kata yang kurang menyenangkan.

6. Perhatian
Laki-laki cenderung lebih logis dibandingkan makhluk perempuan sehingga kurang memperhatikan sesuatu yang tidak dapat terlihat secara gamblang dan nyata. Namun demi hubungan yang lebih melengkapi dan membahagiakan, sikap perhatian terhadap pasangan menjadi hal yang dinanti-nanti, bahkan sampai saat menikah. Ungkapan-ungkapan sederhana seperti di bawah ini, meskipun kedengarannya “basi”, tetapi jika memang diungkapkan dengan tulus, akan terdengar menyenangkan:

“Apa yang kamu rasakan saat jauh dari aku ya?”
“Kamu potong rambut sedikit ya? Kelihatan lebih seger loh”
“Kamu cemberut saja dari tadi, ada yang perlu kita obrolin?”

7. Punya pekerjaan atau penghasilan
Ini bukan masalah materialistis, tetapi memang realistis. Bagaimanapun setelah menikah kalian akan punya anak dan harus menyiapkan dana kesehatan dan pendidikan bagi anak. Jadi, paling tidak, saat pacaran, laki-laki mempunyai penghasilan atau pekerjaan,

8. Mau mendengarkan
Perempuan mempunyai kebutuhan yang lebih untuk bercerita, dibandingkan laki-laki. Ada banyak hal yang dialami pria, namun hanya sedikit yang dibagi dengan pasangannya. Berbeda dengan perempuan, ia butuh sosok laki-laki yang mau mendengarkan kebutuhan dan ceritanya.

9. Mau menghormati perempuan
Posisi laki-laki dan perempuan dalam kehidupan berumahtangga itu bukan satu diatas yang lain, namun sejajar sebagai partner dalam kehidupan. Sehingga tidak ada dalam kamus laki-laki yaitu bersikap kasar terhadap wanita atau memaksakan kehendak.

Jadi, itulah kira-kira beberapa karakter laki-laki yang biasanya menjadi pertimbangan bagi seorang wanita menerimanya untuk menjalani tahap berpasangan berikutnya, yaitu pernikahan.

 

5  960


Related Poduct

Lihat Lebih Banyak Lagi >>